Filipina dari Pendudukan Spanyol Sampai Rezim Marcos

Sejarah Filipina dari Pendudukan Spanyol Sampai Rezim Marcos - Wilayah Filipina terletak di asia tenggara yang terdiri atas 7.107 pulau besar maupun kecil. Namun sedikit pulau yang sudah dihuni. Dua pulau besar yaitu luzon di sebelah utar dan mindanao di sebelah selatan. 

Sebenarnya pulau-pulau ini adalah bagian dari pegunungan vulkanik yang sebagian puncaknya berada di bawah permukaan laut. Gunung Apo setinggi 2.954 M di pulau Mindanao adalah puncak tertinggi di negara ini. Filipina menempati wilayah tropis dengan iklim yang panas dan lembap sepanjang tahun. 

Satu tahun rata-rata mencapai 27derajat celcius, sedangkan curah hujan tahun rata-rata 2.030 MM. Luas wilayah Filipina mencakup 300.000 km2. kawasan ini pertama kali ditemukan oleh seorang spanyol bernama Ferdinand Magelan yang berlabuh di pulau Homonhon di tenggara Samar pada tanggal 16 Maret tahun 1521.

1) Budaya filipina 
2) Sejarah kamboja
3) Filipina lagu kebangsaan  
4) Sejarah singkat berdirinya negara filipina 
5) Sejarah kemerdekaan filipina 
6) Profil negara filipina lengkap
7) Hari kemerdekaan filipina

Penduduk filipina terdiri atas lebih dari 100 kelompok etnik yang beragam bahasa dan dialek. Bahasa resmi negara filipina adalah (Tagalog). Sementara bahasa Inggris digunakan secara luas dalam komunikasi bisnis dan pemerintahan.{1}

Lebih dari 80% penduduk filipina beragama katolik Roma. Dan agama Katolik Roma menjadi agama mayoritas di Filipina. Di Filipina juga tersebar agama Islam, jumlah orang Islam di filipina 9% dari seluruh penduduk yang berjumlah sekitar 50 juta jiwa.

Masyarakat Muslin ini terdiri dari berbagai kelompok etnolonguistik seperti Maranao, Maguindanao, Tausug, Samal, Yakan, Jamamapun, Badjo, Kalibugan, Kalagan, dan Sangil. Secara bersama-sama orang muslim di Filipina itu disebut Moro (berkulit hitam).

Sebagian orang-orang Moro adalah nelayan dan petani. Namun ada juga orang-orang islam yang bekerja di sektor pemerintahan sebagai guru, administratur, personil angkatan bersenjata,pegawai kantor dan adapula yang menjadi Gubernur. 

Orang Muslim yang berpendidikan sekular mudah menyatu dengan negara filipina, sedangkan yang berpendidikan agama menghendaki negara sendiri.kebijakan pemerintah untuk membangun Mindanao menimbulkan kecurigaan orang islam di pulau itu. 

Karena itu mereka lalu memdirikan MNLF (Moro National Liberation Front) sebab mereka merasa dieksploitasi secara ekonomi. Langkah-langkah yang dilakukan pemerintah, seperti otonomi khusus, kesejahteraan kaum muslim dan pelaksanaan hukum keluarga bagi kaum Muslim, lambat laun mengubah kehidupan di filipina selatan menuju perbaikan. 

Berembusnya demokrasi di Filipina juga memunculkan sikap positif terhadap penduduk Muslim, sehingga terjadi simbiosis yang mutualistis.

Secara geografis filipina terletak pada bagian api pasifik (pasific's Ring Of Fire) yang merupakan bagian pailing aktif pada kerak bumi.{2}

A. Spanyol di Filipina
Bangsa Spanyol mulai mengausai Filipina semenjak Ferdinand Magelan menemukan pulau Filipina pada tahun 1521. Yang mana bangsa Spanyol melanggar perjanjian Saragosa dan mulai melakukan ekspansi ke daerah indo-cina pada tahun 1564. 

Setelah itu bangsa Spanyol memperluas kekuasaannya ke pulau-pulau di filipina seperti Luzon, Mindanao, dan Visayas. Bangsa Spanyol memberi nama negeri ini dengan Filipina sebagai penghormatan atas Raja Spanyol yaitu Raja Philip II yang berkuasa pada masa itu.

Pada tahun 1571 Spanyol berhasil menguasai daerah Manila sebagai pusat ibukota negara Filipina. Dengan penguasaan ibukota ini, Filipina menjadi daerah jajahan Spanyol secara paksa. Ada 3 hal yang diinginkan oleh Spanyol dengan menguasai filipina yaitu:

1. Ingin ikut serta dalam perdagangan rempah-rempah
2. Untuk mengadakan hubungan dengan Cina dan Jepang
3. Untuk menyebarkan agama kristen

Sasaran utama untuk memajukan Filipina yaitu membebaskan sebebas mungkin orang cina dalam perdagangan di Manila dan sekaligus untuk menyaingi Belanda dalam kongsi dagangnya yang dikenal dengan VOC sebagai surga perdagangan rempah-rempah.

Untuk memperkuat perdagangannya, bangsa Spanyol menyerang Maluku karena Maluku adalah pusat rempah-rempah Belanda(VOC) tapi serangan itu gagal dan menyebabkan ekonomi perdagangan Spanyol memburuk atau menurun.

Untuk memulihkan kembali ekonominya, bangsa Spanyol menerapkan sistem Monopoli yang mana orang-orang Pribumi Filipina wajib menjual hasil pertaniannya kepada pihak Spanyol dan dibayar dengan surat hutang. Bangsa Spanyol juga menerapkan sistem kerja paksa terhadap semua orang Pribumi Filipina kecuali Pejabat dan anak laki-laki pertama dalam sebuah keluarga.

Karena letak Filipina yang strategis yaitu diantara asia dan dunia baru Amerika, Filipina tumbuh menjadi jalur penghubung perdagangan dan transportasi kedua kawasan itu.

B. Perang Spanyol dengan Amerika
Perang Amerika dengan Spanyol terjadi pada tanggal 25 April – 12 Agustus 1898 bertempat di Kuba, Puerto Riko, Filipina dan Guam. Perang ini terjadi karena Amerika Serikat melakukan campur tangan atas isu politik luar negeri di Koloni Spanyol.

Isu politik di Kuba berkembang menjadi konflik global setelah armada Amerika berusaha mengusir Spanyol dari koloninya di Karibia dan Pasifik Selatan. Kemudian Amerika Serikat mendirikan pemerintahan sementara di Kuba dan mengambil kendali atas koloni Spanyol di Puerto Riko, Guam dan Filipina melalui Traktat Paris 10 Desember 1898.

 Bagi Spanyol, konflik ini disebut sebagai "Bencana" yang melemahkan Pemerintahan Restorasi. Sehingga kekuasaaan Spanyol berakhir di Filipina dan kemudian Filipina diambil alih oleh Amerika.

C. Perang Filipina dengan Amerika
Perang Filipina dengan Amerika terjadi karena perjuangan politik Filipina yang menentang kedudukan Amerika atas Filipina. Perang Filipina dengan Amerika adalah konflik militer antara Republik Filipina pertama dengan Amerika serikat yang terjadi pada tahun 1899- tahun 1902.

Setelah pendudukan Jepang selama perang dunia II, Filipina menjadi negara merdeka pada tahun 1946. Dan kemudian dimulailah diktator Filipina oleh Ferdinand Marcos.{3}

Ferdinand Marcos
Ferdinand Edralin Marcoslahir pada tanggal 11 September 1917di Sarrat,ilocos Norte,Filipina .ia adalah Presiden ke sepuluh Filipina. Ia menjabat dari tanggal 30 Desember 1965-25 february 1986. Sebelum ia menjabat sebagai Presiden ia dulunya adalah seorang pengacara. Ia pernah masuk penjara karena dituduh melakukan pembunuhan lawan politik ayahnya pada tahun 1939.

Ia juga turut berperang melawan Jepang dalam perang dunia II dan memperoleh penghargaan atas jasa-jasanya selama perang.

Ferdinand marcos adalah presiden Filipina pertama yang terpilih untuk menjabat selama dua periode. Anggota keluarga Marcos banyak yang diberi jabatan penting dan menguntungkan di pemerintahan.
Ia juga mengganti sebuah konstitusi, ketika Marcos menjabat sebagai presiden filipina. Berdasarkan konstitusi 1973, beberapa lembaga yang memegang peranan dalam struktur pemerintahan negara yaitu :

1. Presiden
2. Kabinet atau dewan menteri
3. Majelis national
4. Mahkamah agung

Banyak produk politik Marcos dalam menjalankan kekuasaannya yang bertentangan dengan konstitusi. Pada tahun 1972 Marcos mendirikan rezim otoriter yang memperbolrhkannya tetap berkuasa di filipina sampai rezim tersebut dihapuskan pada tahun 1981.dengan menggunakan hukum darurat militer sebagai alat untuk menekan oposisi.

Ferdinand marcos kemudian dilantik kembali pada tahun yang sama untuk menjabat dalam waktu 6 tahun. Dan dalam waktu itu juga diwarnai dengan,

1. Pengaturan politik yang tidak baik
2. Masalah kesehatan yang buruk
3. Serta pelanggaran HAM oleh pihak militer
4. Korrupsi yang merajalela dalam sistem pemerintahan

Dan pada waktu itu terjadilah kasus pembunuhan pemimpin oposisi Benigno Aquino Jr yang terjadi pada tahun 1983. Hal ini mulai memicu ketidakpuasan publik terhadap pemerintahan Marcos, sejarah Filipina mulai pendudukan Spanyol.

Pada tahun 1986 Marcos terpilih untuk keempat kalinya dalam sebuah pemilu yang diduga banyak diwarnai kecurangan. Ferdinand Marcos akhirnya diturunkan dari jabatannya sebagai Presiden dalam Revolusi EDSA pada tahun yang sama.Revolusi EDSA adalah sebuah revolusi yang damai di bawah pimpinan Corazon Aquino yang mana Corazon Aquino adalah janda dari Benigno Aquino.

Bendera Filipina (Foto: Reuters)

Ferdinand marcos bersama istrinya Imelda marcos melarikan diri ke Hawaii. Disana ia dituduh menggelapkan uang pinjaman dari luar negeri untuk kepentingannya dan kroni-kroninya terutama pinjaman dari Amerika Serikat yang merupakan sekutu terdekat Filipina.

Ferdinand Marcos meninggal dunia pada tahun 1989 di Honolulu, Hawaii akibat penyakit ginjal, Jantung, dan paru-paru dan ia dimakamkan di Hawaii.{4}

DAFTAR PUSTAKA

Ensiklopedia Geografi Dunia untuk pelajar dan umum asia timur dan afrika, penerbit: PT lentera Abadi, Jakarta.

Widyasusanto, Sejarah Filipina,Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma, 1982

id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Filipina 

www.wikipedia.Ferdinand Marcos.co.id

Sejarah Perjuangan Sultan Thaha Syaifuddin

Sejarah Perjuangan Sultan Thaha Syaifuddin - Sultan Thaha Syaifuddin, seorang pahlawan Nasional yang lahir di Jambi pada tahun 1816 di lingkungan istana Tanah Pilih Kampung Gedang kerajaan Jambi. Merupakan sosok yang tak pernah gentar dalam membela tanah air. Secara tegas dan berani beliau menyatakan penolakan terhadap kekuasaan pemerintah Belanda. 

Semenjak kecil, bocah kecil bernama Taha Saifuddin memang sudah memiliki keistemewaan dalam dirinya. Tanda-tanda itu tampak pada kecerdasan dan ketangkasan yang kerap terlihat saat dia bermain dengan teman sebayanya. Bakat alam luar biasa itu sudah dimilikinya sejak dia lahir dari rahim sang ibu yang kala itu menjadi permaisuri di kerajaan jambi. Taha Saifudin adalah anak Sultan Fachruddin, sultan pertama yang memerintah jambi sekitar awal abad ke-19 lalu. 

1) Sultan thaha airport jambi 
2) Kri sultan thaha syaifuddin 
3) Sultan thaha international airport 
4) Nama nama pahlawan jambi 
5) Selalu sama dengan yang dulu 
6) Perlawanan rakyat jambi terhadap belanda 
7) Biografi raden mattaher 
8) Sultan alaudin berhasil menyebarkan agama islam di

Sang bocah selalu berani dan pandai bergaul dengan siapa saja tak ada batasan yang dia lakukan kepada teman-temannya yang sama-sama keturunan bangsawan, atau dengan anak-anak para hulubalang yang menetap di perkampungan, Taha Saifuddin tak pernah sama sekali membedakan mereka. Berani karena benar dan takut akibat perbuatanya yang salah,begitu prinsip hidup yang dia jalankan. Sikap baik ini sangat kuat tertanam dalam dirinya. Sikap itu pula yang pada akhirnya membentuk pribadi sang putra mahkota sampai kelak dewasa dan mampu memimpin kerajaan islam di jambi secara manusiawi.

Dia lindungi rakyat dari penindasan dan kesulitan hidup. Dia perangi kezaliman dan angkara murka kaum penjajah tanpa jera sampai mati tak ada sedikit pun kata kompromi yang dia kabulkan. Jika dalam kenyataan hal itu merugikan dan membuat sengsara kehidupan rakyat jambi. Bocah Taha Saifuddin memang tak pernah lepas dari paham-paham kejujuran dan kebenaran. Dia pun tak menyukai keangkuhan dan ketamakan. 

Taha biasa dididik ayahnya dengan ajaran budi pekerti yang luhur serta ajaran agama islam yang kuat. Bahkan, pelajaran ilmu ketauhidan telah lama meresap secara baik di dalam jiwanya sejak usia lima tahun. Sang putra mahkota jambi percaya benar, tak ada kekuasaan yang paling besar dan kekal di dunia ini selain kekuasaan Allah swt. Dan, dari dasar keyakinan yang ditumbuhkan sang ayah itu, bocah cilik ini akhirnya mampu berkembang sebagai anak yang luar biasa, berani, dan ulet dalam segala pekerjaan, termasuk dalam cara mengungkapkan pendapat pribadinya.

Di masa putra mahkota ini hidup, jambi telah memiliki sejarah perjuangan yang cukup lama. Pada awal abad ke-19 atau pada saat dia dilahirkan tahun 1816, pemerintahan kerajaan yang ditampuk oleh sang ayah ini sudah bercorak islam. Corak lama yang menganut unsur Hindu-Buddha telah ditinggalkan. 

Sejak awal abad ke-19 itu pula, sisa kejayaan Sriwijaya dan Singasari maupun Majapahit yang pernah mampir di jambi sebelumnya telah berubah total. Bentuk kerajaan pun diubah menjadi kesultanan. Dan, Sultan Fachruddin, ayah sultan taha yang pemerintahannya selalu di bawah tekanan Belanda, menjadi sultan Jambi pertama yang beragama islam.

"Anakku, terimalah lambang kerajaan berupa pusaka keris Siginje ini. Kelak, dia akan mendampingimu dalam memerintah jambi secara lebih baik lagi daripada pemerintahanku sekarang. Bawalah serta keris ini sebagai tanda bukti ikatan antara sultan dan rakyatnya. Perangilah terus penjajah Belanda agar segera menyingkir dari bumi jambi kita ini. 

Sabda ini suatu hari diucapkan Sultan Fachruddin di istananya kepada sang putra mahkota. Baginda yang sudah cukup tua ini merasa ajalnya sudah dekat. Dalam usia senjanya itu tampuk pemerintahan pun sementara dititipkan kepada adik Baginda bernama Sultan Abdurachman. Sedangkan, Sultan Taha sendiri karena masih muda dan baru berusia 25 tahun, diserahi tugas sebagai perdana menterinya.

Sikap baginda ini sangat membuat iri adiknya yang lain, yaitu Sultan Nachruddin dan para anak keturunannya. Sebab, mereka merasa punya hak yang sama pula untuk memerintah jambi, namun mereka tak kuasa. Lambang kesultanan berupa "keris siginje" yang menjadi syarat mutlak dalam memerintah kerajaan telah dimiliki Sultan Taha sehinggga secara resmi rakyat jambi tak mendukung atau mengakui keberadaan Sultan Nachruddin. 

Sedangkan, pemerintahan Sultan Abdurachman pun sifatnya hanya sementara. Setelah lambang kebesaran atau kekuasaan raja itu dilimpahkan kepada Sultan Taha, Baginda Sultan Fachruddin wafat dengan tenang. Baginda meninggalkan sejumlah tugas yang harus bisa diselesaikan oleh adik dan putra satu-satunya ini. Kala itu, kesultanan jambi tengah menghadapi posisi sulit.

Perjuangan Sultan Thaha Saifuddin Melawan Belanda. Belanda sebelumnya telah berhasil menekan sang Sultan untuk menandatangani surat perjanjian yang isinya harus mengakui hak serta kekuasaan penjajah dalam perdagangan di wilayah jambi. Tindakan yang merugikan jambi ini memang tak kuasa ditolak oleh Sultan Fachruddin kala masih hidup. Karenanya sebagai penerus pemerintahannya, Sultan Taha menghadapi tugas mahaberat. 

Jiwanya yang penuh diliputi ilmu ketauhidan terus berontak melihat sikap belanda dan VOC yang akan mengambil kekuasaan penuh yang ditinggalkan ayahandanya. Dia ingin agar jambi dapat kembali menjadi kesultanan yang berdaulat penuh atas rakyatnya - Sejarah Perjuangan Sultan Thaha Syaifuddin. Maka untuk memulihkan kondisi semula, tindakan pertama yang akan dilakukannya itu suatu ketika diungkapkan kepada sang paman, Sultan Abdurachman.

"Paman Sultan, aku sama sekali tak dapat menerima tindakan belanda ini. Aku tak suka bila jambi terjual begitu saja kepada kekuatan asing. Sanggupkah kita melawan mereka sekarang paman?". "Benar, Ananda Pangeran. Jika dengan perlawanan senjata dan pengerahan rakyat ke medan tempur, sudah tentu tak mungkin kita dapat mengimbangi kekuatan Belanda. Untuk itu, kita harus mencari cara yang praktis. Nah, bagaimana jika kita mengadakan hubungan dengan bangsa Amerika? 

Sebentar lagi kaum pedagang asing itu akan datang ke jambi untuk mencari rempah-rempah". Tepat sekali saran paman. Dengan pegabungan dua kekuatan nantinya, sekaligus aku akan mengeluarkan pula maklumat untuk tak mengakui perjanjian lama yang pernah ditandatangani oleh ayahanda dahulu. Bergegaslah, Paman. Sebab, menurut kabar di palembang pun pihak sultan setempat tengah memberontak pula melawan Belanda. Ini kesempatan bagi jambi untuk mengacaukan mereka."

Menjelang perlawanan besar itu tiba, pihak jambi dan Belanda tiba-tiba serentak dibuat kaget. Sultan merasa kaget karena para pedagang Amerika yang akan siap membantunya telah ditangkap Belanda sebelum mengadakan aksi penyerangan. Rahasia ini bocor akibat laporan dari sultan Nachruddin yang merasa iri dan ingin memencing di air keruh. Adik nomor dua sultan pertama Jambi ini berharap, dengan jasanya itu kelak dia pun akan diangkat menjadi sultan pula oleh Belanda. 

Di sisi lain, Belanda ternyata lebih kaget lagi. Pasalnya, bangsa penjajah ini tak menduga bahwa di samping perlawanan besar. Sultan Taha yang memimpin pasukan Jambi menyodorkan pula maklumatnya. Sultan Taha menghapus perjanjian lama, dan isi maklumat yang dibuatnya sama sekali tak mengakui hak-hak belanda atas Jambi. Belanda lalu membujuk sang Sultan untuk memperbaharui saja isi perjanjian lama. Namun, harapan Belanda ini ditolak mentah-mentah. Akhirnya, pertempuran besar pun berlangsung dengan kekalahan di pihak Belanda.

Namun, meskipun Jambi berhasil memperoleh kemenangan besar, hati Sultan sangat sedih. Pamannya, sultan Abdurachman, tewas. Sementara pamannya yang lain, yaitu paman sultan Nachruddin, kini berada di pihak Belanda dan secara tak langsung tuk mengakui pula Sultan Taha sebagai Sultan Jambi ke-3. Kemenangan ini sekaligus telah memecah dua bagian isi kesultanan Jambi. Namun, Sultan Taha terus memimpin rakyat. Kebencian terhadap pamannya yang berkhianat itu justru membuat dia lebih dekat lagi mengikis habis bentuk penindasan serta penjajahan di bumi Jambi.

Akhirnya, Sultan Taha berhasil melaksanakan niatnya. Dia memimpin pemerintahan baru dengan bekal pusaka Keris Siginje. Sebagai tanda kebesaran kesultanannya. Sultan Nachruddin pun diusir. Dia di nobatkan sebagai Sultan Jambi III dengan gelar Pangeran Jayaningrat. Pemerintahannya yang sah dan kini menghadapi perlawanan segitiga itu, dibantu oleh anak Sultan Abdurachman yang juga adik sepupunya bernama Raden Muhammad, yang kemudian bergelar Pangeran Kartadiningrat. 

Sementara itu, pihak Belanda menyusun kembali kekuatan baru. Bala bantuan yang akan dipakai menebus kekalahan perangnya dengan kesultanan Jambi cepat didatangkan dari Palembang. Dibantu Sultan Nachruddin yang telah menjadi antek sekutunya, kemudian terjadilah perang kedua. Istana kesultanan diserang dan dihancurkan, Sultan Taha terpaksa meninggalkan istananya yang porak-poranda. Dia pergi mengungsi ke wilayah Muara Tembesi.

Bersama sisa-sisa pengikut setianya, dia lalu melancarkan perang gerilya. Sultan Nachruddin resmi diangkat Belanda sebagai sultan baru yang ke-4. Tetapi, rakyat Jambi tetap tak mau mengakuinya. Pusaka keris Sigenje yang dipakai sebagai bukti kekuasaan raja masih ada di tangan Sultan Taha. Untuk itu, sekalipun Belanda memberlakukan pasal perjanjian baru yang lebih merugikan serta hanya menguntungkan pihak VOC, pihak rakyat jambi tetap memihak kepada Sultan Taha. 

Untung saja menyadari posisinya yang sangat kurang menguntungkan karena di satu sisi sebagai sultan baru dia tak diakui kedaulatannya oleh rakyat, sementara di pihak lain Belanda pun mengadakan penekanan terhadapnya, akhirnya dengan sisa-sisa semangat nasionalismenya Sultan Nachruddin kembali berbelok arah. Secara diam-diam, dia pun menyatakan bersalah kepada keponakannya di tempat pengungsian. Pernyataan yang disampaikan secara langsung diterima dengan gembira oleh Sultan Taha.

Kemudian, dengan diam-diam pula tanpa diketahui Belanda, sang sultan gadungan Nachruddin segera memindahkan pusat pemerintahannya dari Jambi ke suatu wilayah bernama Dusun Tengah, yang lokasinya sekarang berdekatan sekali dengan Muara Tembesi yang kala itu menjadi pusat kegiatan gerilya Sultan Taha. 

Pihak Belanda pun berhasil dikecoh sampai waktu yang cukup lama oleh kedua paman dan keponakan yang sama-sama bertekad untuk bersatu padu kembali membela tanah jambi itu. Perlawanan demi perlawanan pun terus digencarkan sampai batas waktu yang tak terhingga. Dikabarkan, pihak jambi tetap berada di bawah kendali Sultan Taha dalam posisi gerilyanya hingga mencapai usia 85 tahun dan tetep tak mengakui kehadiran Belanda maupun organisasi dagangnya, VOC.

Waktu itu pasukan Sultan Taha dan Sultan Nachruddin terus mengadakan perlawanan. Pertempuran kerap berlangsung dari waktu ke waktu di seluruh wilayah jambi. Mulai dari wilayah Sarolangun Rawas, Muaro Tembesi, Muaro Tebo, Mesumai, Merangin, hingga ke Kuala Tungkal, perlawanan rakyat Jambi terus bergolak. 
Sultan Thaha Syaifuddin
Foto: Sultan Thaha Syaifuddin/pahlawancenter
Sultan Taha sendiri tak mempunyai pikiran untuk menyerah sekalipun perlawanan yang ditunjukannya lama-kelamaan semakin parah - Sejarah Perjuangan Sultan Thaha Syaifuddin. Tetapi bagaimanapun, semangat perjuangan rakyat jambi yang tak didukung oleh persenjataan besar sebagaimana perlawanan pihak kerajaan pribumi di wilayah Indonesia lainnya itu tetap berhasil mematahkan maklumat keji yang di buat Belanda. Kala itu, Belanda telah sempat memperluas kekuasaannya dengan kisah perjuangan yang cukup itu. 

Akhirnya sang sultan mengasingkan diri di sebuah daerah Tebo, sampai beliau menghembuskan nafas terakhirnya sebagai pahlawan yang tak pernah lelah mengusir penjajah dari tanah jambi. Bahkan pemerintah pun tak pernah menghapus nama besarnya dan bumi Jambi. Dan, sebagai tanda penghormatan dari pemerintah, kini nama Sultan Taha tersebut terukir abadi sebagai nama bandar udara dan salah satu perguruan tinggi di provinsi tersebut. Berdasarkan SK Presiden RI No. 079/TK/1977, Sultan Thaha Syaifuddin dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional.

DAFTAR PUSTAKA

Mirnawati (2012). Kumpulan Pahlawan Indonesia Terlengkap. Jakarta: CIF

http://pahlawannegaraindonesia.blogspot.com

Sejarah Perjuangan Pengembalian Irian Barat

Sejarah Perjuangan Pengembalian Irian Barat - Di tengah kehidupan politik yang masih belum stabil pasca kemerdekaan,hubungan iindonesia dengan belanda kembali tegang. Belanda yang harus mengakhiri penjajahanya di tanah indonesia masih berusaha untuk menancapkan kekuatan kolonialismenya di wilayah paling timur Negara Republik Indonesia. 

Belanda tetap kokoh mempertahankan Irian Barat atau yang sekarang di sebut papua. Padahal sesuai perundingan KMB, seharusnya dalam jangka waktu setahun pasca kemerdekaan wilayah irian barat harus sudah menjadi wilayah indonesia. 

1) Latar belakang upaya pembebasan irian melalui operasi militer
2) Latar belakang pembebasan irian melalui operasi militer
3) Konfrontasi terhadap malaysia
4) Jelaskan latar belakang terjadinya upaya pembebasan irian melalui operasi militer
5) Siapakah ellsworth bunker
6) Latar belakang berdirinya orde baru
7) Pembebasan irian jaya
8) Jelaskan tentang trikora

Sementara itu, dengan jalan buntu belanda sengaja menjadikan masalah irian barat menjadi berlarut-larut. Sebenernya sejak zaman kerajaan tidore dan majapahit wilayah irian barat telah masuk ke dalam kekuasaan kedua kerajaan tersebut.

1. Perjuangan melalui jalur diplomasi
Setahun setelah irian barat di kuasai belanda, pemerintah RI berusaha menyelesaikan masalah ini melalui perundingan bilateral dalam lingkungan Uni Indonesia-Belanda. Upaya penyelesaian Irian Barat ini mulai di rintis pada masa kabinet nasir.

Pada akhir Maret 1950 pihak Indonesia dan belanda melangsungkan Konferensi Uni Indonesia dan Belanda di Jakarta untuk membahas masalah irian barat dan ketatanegaraan indonesia. Konferensi ini tidak membuahkan kesepakatn mengenai penyerahan irian barat dan hanya berhasil membentuk suatu komite bersama yang beranggotakan enam orang. Tiga dari indonesia, yaitu Mr.Moh Yamin, L.H.PS. Makaliwy, dan J. Latuharhary, serta tiga orang dari belanda,yaitu G.H Vander Kolff, R.van Dijk dan J.M Pieters.

Selanjutnya, pada bulan Desember 1950 di adakan kembali Konferensi serupa di Den Haag namun masih tetap berakhir tanpa menghasilkan titik temu. Setahun kemudian, yaitu pada desember 1951 di adakann lagi konferensi dengan pihak belanda. Belanda mengajukan usul agar masalah irian barat di bicarakan dalam Mahkamah internasional, tetapi pihak indonesia menginginkan agar pembahasaan masalah irian barat di masukkan dalam forum majelis umum PBB. Sesudah itu, tidak ada lagi perundingan bilateral. Danmasalah mengenai kedudukan irian barat tetap terkatung-katung. 

Di negeri belanda sendiri telah terjadi perubahan pandangan atas indonesia. Para pegawai sipil dan militer belanda yang baru pulang ke negerinya membawa propaganda buruk atas Indonesia.

Menurut mereka, selama masa revolusi orang-orang belanda merasakan kepahitan dan penderitaan yang hebat. Indonesia hanya berpura-pura menerima semua ketentuan KMB. Buktinya, kekacauan masih terjadi di mana-mana, pemogokan tiada terkendali, dan bangsa indonesia tidak bisa mengatur dirinya sendiri. Propaganda ini menimbulkan pergerakan anti Indonesia dan memaksa belanda.

Kegagalan usaha secara bilateral ini membuat pihak indonesia mengubah perjuangan diplomasinya melaui forum PBB. Sejak sidang 21 september 1954 pemerintah indonesia berturut-turut membawa masalah irian barat dalam forum sidang umum PBB. Persoalan ini berulang kali di masukkan dalm acara sidang, tetapi tidak pernah menperoleh keputusan yang di harapkan. Penyebabnya belanda dan sekutunya selalu menjaga keinginan bangsa indonesia itu. 

Sikap dukungan terhadap belanda semakin kuta dengan bersaman dengan pertentangan antara blok barat dan blok timur. Dengan demikian resolusi irian barat yang di sponsori indian dan tujuh negara lain tidak dapat di menagkan karena tidak mencapai kuorum, maka sejak 10 desember 1054 PBB mengesampingkan masalah irian barat dalam sidang-sidang berikutnya yang berarti persoalan irian barat bukan lagi urusan PBB.

Dalam suasana anti belanda yang semakin meningkat, pada 18 november 1957 di selenggarakan rapat umum pembebasan irian barat di jakarta. Rapat ini membicarakan langkah serta tindakan yang perlu di ambil guna membebaskan irian barat di tindak lanjuti dengan munculnya aksi rakyat dan beberapa tindakan pemerintah. Berikut aksi dan tindakan yang di lakukan pemerintah RI.

· Aksi mogok para buruh terhadap perusahaan-perusahan belanda
· Pemerintah melarag beredarnya senua terbitan film yang menggunakan bahasa belanda
· Di larang Maskapi Penerbangan Belanda ( KLM) mendarat dan terbang di atas wilayah RI
· Semua perwakilan Konsuler Belanda di indonesia di minta di hentikan.

2. Perjuangan dengan sikap radikal terhadap belanda
Dalam upaya pembebasan irian barat,bangsa indonesia juga dapat bersikap tegas. Sikap tersebut di lakukan akibat kegagalan diplomasi langsung dengan belanda, Perjuangan Pengembalian Irian Barat. Indonesia menyatakan pembubaran Uni Indonesia Belanda pada 10 agustus 1954. Sikap konfrontasi ini di perkuat dengan pernyataan pembatalan perjanjian KMB. 

Melaui undang-undang No. 13 tahun 1956 tertanggal 3 mei 1956 indonesia menyatakan bahwa Uni indonsia belanda sudah tidak ada lagi. Selanjutnya hubungan antar indonesia dengan belanda merupakan sebuah hubungan yang lazim antara negara-negara yang berdaulat berdasarkan hukum internasional.

Di karenakan belanda mengulur-ulur waktu dalam pemyerahan irian barat melaui jalur diplomasi maka pemerintah mengambil sikap keras terhadap belanda, yaitu sebagi berikut:
  • Pada tahun 1954 indonesia membatalkan ikatan Uni indonsia belanda
  • Pada tahun 1956 indonesi membatalkan persetujuan KMB
  • Pada tahun 1957 indonesia melakukan tindakan dengan menbenarkan pemogokan total kaum buruh yang bekerja di perusahan-perusahan Belanda. Melarang pengedaran film yang berbahsa belanda. Kapal-kapal penerbangan belanda di larang mendarat dan terbang di atas wilayah dan hubungan diplomatik di putus.
  • Pada tahun 1958 indnesi mengambil alih perusahaan-perusahaan milik belanda dan membentuk Front nasioanl pembebasan Irian Barat.

Perusahan-perusahan belanda yang di ambil alih oleh pemerinatah RI antar lain sebagai berikut:
1. Bank Escompto 4. Perusahaan Philips 
2. Percetakan De Unie 5. Perusahaan KLM
3.Gedung Nederlandsche

Pada tanggal 17 agustus 1956 di resmikan pembentukan Provinsi Irian Barat di Soasio, Maluku Utara dengan gubernur Zaenal Abidin Syah.

3. Perjuangan melalui kekuatan militer
Sikap tegas bangsa indonesia telah di tunjukkan dengan pembatalan secara sepihak Uni indonesia belanda. Sikap tegas tersebut semakin kuat setelah perjuangan diplomasi mengalami kegagalan. Perjuangan bnagsa indonesia untuk mengembalikan irian barat kini beralih dari diplomasi kek kontropersi. Tindaka kontropersi polotik ekonomi yang di lancarkan indonesia ternyata belum berhasil

Oleh karena itu, Indonesia mulai mempersiapkan penyelesaian irian barat dengan kekuatan militer. Untuk kepentingan ini pemerintah indonesia awalnya berencana membeli senjata dari Amerika Serikat, tetapi gagal.pembelian senjata kemudian di alihkan ke negara-negara Blok Komunis terutama Uni Soviet.

Pada tanggal 19 desember 1961, presiden soekarno mengumumkan Tiga Komando Rakyat(trikora) yang isinya adalah:
  • Gagalkan pembentukan negara boneka Negara Papua buatan Belanda kolonial.
  • Kibarkanlah Sang Merah Putih di irian Barat Tanah Air Indonesia.
  • Bersiaplah untuk mobilisasi umum mempertahankan Kemerdekaan dan kesatuan tanah Air dan Bangsa.

Dengan di cetuskanya,trikora tersebut maka konfrontasi antara belanda dan indonesia pun di mulai. Sebagai reaksi terhadap Trikora pada tanggal 2 januari 1962 presiden/panglima Tertinggi ABRI/panglima Besar Komando Tertinggi pembebasaan irian barat mengeluarkan Keputusan No. 1 tahun 1962 tentang pembentukan Komando Mandala Pembebasaan irian barat.

Komando mandala di bentuk pada tanggal 2 januari 1962. Tugas komando Mandala adalah sebagai berikut:
  1. Merencanakan, mempersiapkan dan menyelenggarakan operas-operasi militer dengan tujuan mengembalikan wilayah provinsi Irian Barat ke dalam kekuasaan Negara Republik Indonesia.
  2. Mengembangkan situasi militer di wilayah provinsi irian barat.

Pada awalnya, belanda yakin bahwa pasukan militer indonesia tidak mungkin menembus wilayah irian barat. Keyakinan itu tidak terbukti. Pasukan indonesai ternyata mampu menembus wilayah irian barat, bahkan mampu merebut Teminabuan. Pada tanggal 13 januari 1962, Brigadir Jendral Soeharto di lantik menjadi panglima . Pangkat nya di naikan menjadi mayor jendral. Di samping panglima Mayor Jendral Soeharto juga merangkap sebagai Deputi kasad untuk wilayah indonesia bagian timur.

Pada tanggal 15 januari 1962 terjadi pertempuran di laut Aru antara MTB ALRI melawan kapal perusak dari fregat Belanda. Dalam pertempuran itu, Komodor Yos Sudarso gugur karena KRI macan tutul yang di tumpanginya di tembak kapal belanda. Komodor Yos Sudarso pada waktu itu menjabat sebagai deputi kasal. Panglima mandala menyusun strategi yang di namakan strategi panglima mandala. Operasi-operasi militer terus di lancarkan oleh pihak indonesia. Operasi tersebut antara lain Operasi Benteng Ketaton, Operasi Srigala. Dan operasi Jaya Wijaya.

Sebelum operasi jaya wijaya di laksanakan, panglima besar tertinggi pembebasan Irian Barat mengirimkan instruksi yang isinya menghentikan tembak-menembak dan mengadakan kontak dengan perwira-perwira peninjau PBB - Sejarah Perjuangan Pengembalian Irian Barat. Para perwira tersebut di dampingi Brijenn Achmad Wiranatakusumah, Kolonel Udara I Dewanto, dan Letkol Laut Nizam Zachman.

Intruksi-intruksi tersebut di kirimkan kepada yang berkepentingan karena pada tanggal 15 agustus 1962 pemerintah belanda dan indonesia menandatangani persetujuan mengenai Irian Barat di Markas Besar PBB. Keberhasilan Trikora merupakan perpaduan usaha diplomasi dan militer.

Daftar pustaka

Mayasari, Widi. 2007. IPS Sejarah untuk smp/mts semester 2. Jakarta: Penerbit Media Pressindo

Katodirdjo, Sartono. 1999. Pengantar Sejarah Indonesia Satu. Jakarta: penerbit PT Gramedia Pustaka Utama

Peradaban Lembah Sungai Kuning (Hwang-Ho)

Peradaban Lembah Sungai Kuning (Hwang-Ho) - Cina kuno mempunyai peradaban yang cukup dikenal dunia yaitu peradaban yang berada di lembah sungai hwang ho. Peradaban di lembah tersebut terkenal maju diberbagai bidang mulai dari tata kota, sistem pertanian, teknologi dan lain sebagainya. Di bidang filsafat dan kebudayaan juga memiliki peradaban yang cukup maju. Seperti apakah sebenarnya peradaban di cina kuno tersebut?

Letak geografis peradaban lembah sungai kuning, secara garis besar, letak geografis Cina dibagi menjadi 3 bagian. Sungai Kuning terletak di daerah pegunungan Tibet. Mengapa diberi nama sungai Kuning? Sejarah tertua di Cina dimulai dari muara Sungai Kuning (Hwang-Ho, sekarang bernama Huang-He). 

1) Peradaban lembah sungai kuning hwang-ho 
2) Peradaban lembah sungai kuning (cina kuno) 
3) Peradaban lembah sungai kuning (china) 
4) Peradaban lembah sungai kuning atau huang ho 
5) Peradaban lembah sungai kuning ppt 
6) Peradaban lembah sungai kuning (hwang ho) bidang pemerintahan 
7) Peradaban lembah sungai kuning pdf 
8) Masyarakat lembah sungai kuning (221 sm)

1. Tata Kota
Unsur-unsur tertua peradapan bangsa Cina kuno terdapat di Lembah Sungai Kuning (Hwang-Ho) sekitar abad 300 SM. Sungai Kuning berhulu di pegunungan Kwen Lun di Tibet dan bermuara di Teluk Tsii-Li di Laut Kuning. Sungai yang sangat panjang ini membawa lumpur kuning yang sangat subur.

Daerah-daerah yang dilalui aliran Sungai ini memilikki tanah pertanian yang cukup luas, daerah ini di diami oleh bangsa Cina Kuno. Bangsa-bangsa kelana ( nomaden ) seperti bangsa Syung-Nu, Tibet, dan Mongol selalu berusaha menyerbu daerah-daerah subur dilembah sungai kuning, sehingga sering kali terjadi peperangan.

Untuk menghindari penyerbuan bangsa Kelana, dibangunlah sebuah tembok besar (The Great Wall Of Cina) yang panjangnya mencapai 3.000 Km dengan tinggi rata-rata mencapai 16 m. Bangunan kolosal ini dirintis pada masa pemerintahan Dinasti Chin ( 221-206 SM ) penyelesaiannya dilakukan pada masa pemerintahan Raja-Raja Dinasti Ming (1368-1644 M).

Dengan adanya tembok besar Cina ini, pusat pemerintahan dan pemukiman bangsa Cina kuno dikelilingi tembok raksasa tersebut.Pusat pemerintahan dan rumah-rumah penduduk telah dibangun secara teratur dengan menggunakan batu bata. jalan-jalan raya juga di bangun untuk mempelancar hubungan antar daerah. 

2. Sistem Pertanian
Kesuburan daerah lembah sungai kuning ini menyebabkan sebagian besar penduduknya hidup dari pertanian. Sejak tahun 3.000 SM bangsa Cina Kuno telah mengenal sistem pertanian.

3. Teknologi
Sekitar tahun 3.000 SM bangsa Cina Kuno telah memiliki pengetahuan teknologi yang cukup tinggi. Hal ini terbukti dari sisa peninggalan yang ditemukan didaerah Lembah Sungai kuning seperti Tembok Raksasa, alat-alat rumah tangga, kuil, dan sebagainya.

4. Aksara
Bahasa Cina disetiap wilayah berbeda-beda hal ini menyulitkan hubungan komunikasi antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain. Tulisan mereka terdiri dari huruf Pectograf, yaitu huruf yang merupakan gambar dan setiap gambar merupakan satu kata. Pada permulaan abad ke-20 dikembangkan pemakaian bahasa persatuan, yaitu bahasa Kuo-Yu.

5. Sistem Pemerintahan
Berdasarkan peninggalan-peninggalan peradaban purbakala, kerajaan Cina tertua berada dibawah penguasa Dinasti Hsia yang kemudian diganti oleh Dinasti Yin antara 1700-1500 SM. Kedua Dinasti ini tidak meninggalkan benda-benda tertulis, oleh sebab itu zaman pemerintahan kedua Dinasti ini dianggap sebagai zaman prasejarah bangsa Cina.

Dinasti ketiga adalah Dinasti Chuo yang memerintah antara 1050-221 SM. Dinasti ini dianggap sebagai peletak dasar sistem feodalisme Cina. Dinegeri feodal ini,raja Tiongkok berkedudukan dipusat ibukota dengan gelar Shi Huang Ti ( raja besar ). Disetiap daerah dikuasai oleh raja-raja bawahan. Pada tahun 221 SM Dinasti Chou dijatuhkan oleh Dinasti Chin. Raja yang terkenal dari dinasti ini adalah Chieng. Setelah ia meninggal pada tahun 202 SM, kerajaannya terpecah belah yang kemudian dipersatukan kembali oleh dinasti Han.

Dinasti Han mulai memerintah dari tahun 202 SM sampai 221 M. Dinasti ini didirikan oleh seorang raja yang bernama Kau-Cu. Raja terbesar dari Dinasti Han adalah Han Wu Ti ( 140-87 SM ). Setelah Han Wu Ti meninggal, kerajaannya terus mengalami kemunduran, dan akhirnya terpecah belah menjadi daerah-daerah kecil yang diperintah oleh para panglima-panglima daerah. Dinasti yang kemudian mengganti Dinasti Han adalah Dinasti Sui ( 589-618 M ). Raja yang terkenal dari Dinasti Sui adalah Sui Yang Ti ( 589-605 M ). Dinasti ini akhirnya mengalami kehancuran karena sering terjadi perebutan kekuasaan.

Pada tahun 618 M muncul Dinasti baru yaitu Dinasti Tang ( 618-906 M ). Raja yang terkenal dari Dinasti Tang adalah Tang-Tai-Tsung yang berkuasa pada tahun 672-649 M. Setelah ia meninggal dinasti Tang digantikan dengan Dinasti Sung. Dinasti Sung ini terpecah menjadi dua bagian yaitu Sung Utara ( 960-1127 M ) dan Sung Selatan ( 1127-1279 M ) yang beribu kota di Nan-King.

Dinasti Sung mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan raja Sung Jen-Tsung (1023-1063 M), Dinasti Sung mengalami kehancuran karena terus menerus diserbu oleh bangsa Syung-Nu dan bangsa Mongolia.

Pada tahun 1260 bangsa Mongolia mendirikan Dinasti Mongol di Cina dengan kaisar yang terkenal Khubilai Khan ( 1260-1294 M). Setelah bangsa Cina berhasil mengusir bangsa Mongol, berdirilah Dinasti Ming ( 1398-1644 M ). Rajanya yang terkenal bernama Yung Lo. Pada masa pemeritahannya ia menginginkan kembalinya kebudayaan Cina kedasar yang asli. Selain itu ia juga berusaha meningkatkan hubungan perdagangan dengan bangsa lain. Untuk kepentingan perdagangan ini, Yung Lo mengutus Cheng Ho mengunjungi negara-negara yang ada di Timur Tengah, Asia Selatan, Asia Tenggara, termasuk Indonesia pada tahun 1408-1412.

Pada tahun 1614 kekuasaan beralih ketangan Dinasti Mantsyu ( Mancuria ) yang memerintah hingga tahun 1912. Kekuasaan Mantsyu ini berakhir karena terjadinya pemberontakan-pemberontakan yang dilakukan oleh kaum revolusioner dibawah pimpinan Dr. Sun Yat Sen.

6. Filsafat
Sejak zaman Cina Kuno, bangsa Cina telah memilikki sejumlah ahli sastra, filsafat, dan politik yang sampai saat ini masih dikenal dunia. Ahli-ahli tersebut adalah :

a. Lao-Tse ( 604-531 M )
Ia terkenal dengan ajarannya yang disebut Taoisme. Ajaran Tao ini ditemukan dalam bukunya yang berjudul Tao-Teking. Ajaran Tao ini mengemukakan bahwa, agar dunia ini aman dan tertib maka setiap orang harus menjalankan Wu-Wei ( tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan pekerjaaannya ). Dengan demikan dunia ini akan tetap tertib ( Tao ).

b. Kung Fu –Tse ( 551-479 SM )
Kung Fu-Tse oleh bangsa Eropa dikenal dengan Confusius. Ia lahir pada tahun 551 SM dan meninggal pada tahun 479 SM. Ajarannya berdasarkan Tao seperti yang diajarkan oleh Lao-Tse dengan tambahan bahwa ketertiban ( Tao ) dapat dicapai apabila perbuatan manusia disertai dengan Te atau kebajikan ( susila ) jika kebajikan itu dijalankan maka akan tercapai Li atau teraturnya susunan pemeritahan, tata negara, dan agama. 

Seandainya Te tidak ada maka bangsa di negara akan kacau. Menurut masyarakat Tiongkok yang pada saat itu sering terjadi kekacauan karena tidak seorang pun yang menjalankan Te. Oleh karena itu Kung Fu-Tse menghimbau agar setiap orang kembali menjalankan Te, sehingga dengan sendirinya Li atau susunan masyarakat kembali normal.

c. Men-Tse ( 327-289 SM)
Men-Tse oleh bangsa barat dikenal dengan nama Mencius. Ia adalah seorang penganut ajaran Confusius. Ada sedikit perbedaan ajarannya dengan ajaran Kung Fu-Tse. Confusius mengutamakan ajarannya pada kalangan bangsawan istana karena ia beranggapan bhwa suatu masyarakat akan tertib apabila pimpinannya terlebih dahulu menjalankan Te, sedangkan Men-Tse lebih menitik beratkan ajarannya kepada kalangan rakyat jelata. Ia berpendapat yang lebih utama dalam suatu masyarakat atau negara adalah rakyatnya. Oleh karena itu ia dianggap sebagai peletak dasar ajaran demokrasi bagi masyarakat Cina.

7. Kepercayaan
Kepercayaan masyarakat Cina Kuno bersifat Polytheis. Mereka percaya dan menyembah berbagai dewa diantaranya :

a. Dewa Pa ( dewa penguasa musim kemarau )
b. Dewa Le-Shi ( dewa angin topan berbentuk naga besar )
c. Dewa Tai-Shan ( dewa empat serangkai yang bertahta dibukit suci )
d. Dewa Ho-Po ( dewa sungai Hwang-Ho yang berbadan manusia sambil mengendarai dua ekor naga ). Setiap tahun diadakan upacara untuk menyenangkan dewa Ho-Po agar tidak terjadi banjir. Dalam upacara itu dipersembahkan seorang gadis cantik dengan melemparkannya kedalam Sungai Hwang-Ho.
e. Dewa Ho-Tien atau raja langit. Bangsa Cina menurut mitologinya keturunan dari Ho-Tien. 

Daftar Pustaka:

Thamiend, Nico. 2000. Sejarah 1 untuk kelas 1 SMU. Jakarta: Yudistira

Purnmo, Himawan Setiyo. 2010. Sejarah Kelas X. Karang anyer: Cipta Pustaka

Sejarah Perang Soviet - Afghanistan

Sejarah Singkat Perang Soviet dan Afghanistan - Sejarah perang ini dimulai ketika Revolusi Saur yang menjatuhkan Raja Muhammad Zahir Syah yang berkuasa dari tahun 1933-1973. Ponakannya Perdana Menteri Muhammad Daud Syah pun menghilangkan monarki Kerajaan Afghanistan dan menjadikannya republik. Partai Demokrasi Rakyat Afghanistan, partai komunis di negara itu mengkudeta PM Muhammad Daud Syah dan membunuh semua keluarganya! 

Partai Demokrasi Rakyat Afghanistan pun mendirikan Republik Demokratik Afghanistan dengan presidennya, Muhammad Taraki. Tapi, partai terpecah menjadi 2 faksi, faksi Khalq yang dipimpin Muhammad Taraki dan Hafizullah Amin dan faksi Parcham yang dipimpin Babrak Kamal. Makanya, pas awal pemerintahan Republik Demokratik Afghanistan banyak sekali pembunuhan terhadap anggota faksi Parcham.Pada 1978, para anggota mujahidin mulai melakukan pemberontakan di wilayah Nuristan, Afghanistan Timur. 

Perdana Menteri Hafizullah Amin yang mengkudeta Presiden Muhammad Taraki jadi pusing 7 keliling deh akibat mengurusi 2 hal, pemberontakan faksi Parcham dan pemberontakan Mujahidin. Akhirnya, Republik Demokratik Afghanistan meminta tolong ke Uni Soviet dan pada 24 Desember 1979, pasukan Uni Soviet menyerbu Afghanistan. Mujahidin pun minta tolong ke CIA yang merupakan organisasi mata-mata Amerika Serikat. 

1) Video perang afghanistan 
2) Keajaiban perang afghanistan 
3) Latar belakang perang afganistan 
4) Perang afghanistan 1979 
5) Berita terbaru perang afghanistan 
6) Perang uni soviet vs jerman 
7) Perang soviet jepang 
8) Perang afghanistan 2015

Presiden AS kala itu, Jimmy Carter menyatakan akan mendukung lawan dari rezim komunis manapun di dunia ini. Uni Soviet pun berang dan hubungan AS-US* memanas. Dan pada 1980, banyak negara Isalm seperti Arab Saudi dan negara anti-komunis seperti Inggris mendukung mujahidin dan terbentuklah geng Republik Demokratik Afghanistan vs geng Mujahidin.

Perang ini memiliki dampak yang sangat besar, dan merupakan salah satu faktor leburnya Uni Soviet pada tahun 1991. Perang Soviet-Afghanistan merupakan bagian dari Perang Dingin, dan Perang Saudara Afghanistan

Keikutsertaan militer Rusia di Afganistan memiliki sejarah yang panjang, berawal pada ekspansi Tsar pada "Permainan Besar" antara Rusia dengan Britania Raya, dimulai pada abad ke-19 dengan kejadian seperti insiden Panjdeh - Perang Soviet dan Afghanistan. Ketertarikan akan daerah ini berlanjut saat era Soviet di Rusia, dengan adanya miliaran uang bantuan ekonomi dan militer untuk Afganistan pda tahun 1955 sampai 1978.
 
Pada Februari 1979, revolusi Islam Iran telah mengusir shah yang didukung oleh Amerika Serikat di Iran. Di Uni Soviet, tetangga Afganistan yang terletak di sebelah utara Afganistan, lebih dari 20% populasinya adalah Muslim. Banyak Muslim Soviet di Asia Tengah mempunyai hubungan yang baik terhadap Iran maupun Afganistan. 

Uni Soviet juga telah terpojok oleh fakta bahwa sejak Februari, Amerika Serikat telah menurunkan 20 kapal, termasuk 2 pesawat pengangkut dan ancaman konstan peperangan dari Amerika Serikat dan Iran. Maret 1979 juga ditandai Amerika Serikat yang mencanangkan perjanjian perdamaian antara Israel dan Mesir. 

Pemimpin Uni Soviet melihat perjanjian damai antara Israel dan Mesir sebagai langkah peningkatan kekuatan Amerika Serikat di daerah tersebut. Faktanya, sebuah koran Soviet menyatakan bahwa Mesir dan Israel sekarang adalah sekutu dari Pentagon. Uni Soviet melihat perjanjian tidak hanya perjanjian tertulis di antara dua negara tapi juga persetujuan militer. Selain itu, Uni Soviet menemukan bahwa Amerika Serikat menjual lebih dari 5.000 peluru kendali ke Arab Saudi dan juga membantu atas kesuksesan pertahanan Yemen melawan Faksi Komunis. 

Republik Rakyat Tiongkok juga menjual RPG Tipe 69 kepada Mujahidin dalam kooperasi dengan CIA. Kemudian, hubungan erat Uni Soviet dengan Irak mengasam, karena Irak, pada Juni 1978, mulai membeli senjata yang dibuat Perancis dan Italia, dan bukan senjata buatan Uni Soviet. Namun, bantuan barat membantu pemberontakan melawan Soviet dilakukan. Beberapa partai memberikan bantuan mereka untuk membantu Mujahidin dalam alasan untuk menghancurkan pengaruh Uni Soviet.

Reaksi Dunia - Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter menyatakan bahwa serbuan Uni Soviet adalah "ancaman paling serius sejak Perang Dunia II." Carter nantinya mengembargo pengiriman bahan keperluan seperti butir padi dan teknologi tinggi untuk Uni Soviet dari Amerika Serikat. Meningkatnya ketegangan, seperti kegelisahan di barat tentang pasukan Uni Soviet yang banyak sekali jumlahnya yang dekat dengan daerah yang kaya minyak di teluk, dan berhasil mengakhiri d├ętente.

Perang ini belum juga berakhir hingga sekarang tetapi - Sejarah Perang Soviet Afghanistan, perang bagian I sudah berakhir ketika pasukan Uni Soviet mundur dari negara Afghanistan pada tanggal 15 Februari 1989. Respon diplomatik internasional sangat hebat, dengan adanya Boikot Olimpiade Musim Panas tahun 1980 di Moskwa. 

Invasi, dengan kejadian yang lain, seperti revolusi di Iran dan sandera Amerika Serikat yang mengikutinya, Perang Iran-Irak, Israel menyerang Lebanon, meningkatnya ketegangan antara Pakistan dan India, dan berkembangnya teroris anti Barat di Timur Tengah, turut menyebabkan Timur Tengah menjadi daerah yang paling kacau dan bergolak selama tahun 1980.

Daftar pustaka

http://anggiafganistan.wordpress.com/sejarah-perang-afghanistan/

http://warofweekly.blogspot.com/2011/05/perang-soviet-afghanistan-2.html

http://faizarhawar.blogspot.com/2010/05/perang-soviet-afghanistan.html

Sejarah Singkat Batavia pada Abad 18

Sejarah Batavia pada Abad 18 - Ini adalah tahun-tahun termakmur kota tersebut, walaupun banyak orang mendapatkan untung dari pengeluaran VOC sepanjang abad ke-18. Kondisi Bataviasendiri-temspat rawa-rawa malarianya, bagian-bagian kotanya uang padat populasi, gaya hiduo tak sehat para imigran belanda-ditambah lagi dengan wabah kolera dan gondok mengurangi populasi penduduk dalam kota. 

Bahaya kematian tersebut membuat para warga kota Batavia, dengan kekayaanya, membangun vila-vila yang luas dan udaranya yang lebih segar diluar daerah pemukiman yang lama. Pada pertengahan abad, kota tersebut sudah melebar ke selatan sejauh Bogor. Meteka membangun bukan semata-mata untuk alas an kesehatan. Perkebunan luas memebrikan warga Batavia kaya cara yang baik untuk memamerkan kekayaan. Juga untuk memberikan wacana yang segar dalam memadukan budaya Eurasia.

Perpindahan dari kota lama sebenarnya telah berlangsung cukup lama. Petronella Speelman-Wonderaer pada 1680 menggambarkan dirinyahidup di " perkebunan bernama Wonderwel, di luar kota Batavia." Tiga puluh tahun sebelumnya Tavernier telah berbicara tentang para pejabat yang " memiliki tamanya sendiri " di sepanjang sungai di mana mereka bepergian dengan perahu. 

De Graaff juga mencatat kecenderungan orang-orang untuk mencari tempat tinggal didesa bagian selatan Batavia. " diluar kota," tulisnya, " orang dapat menemukan peternakan, sungai-sungai, ladang beras, dan tebu dan perkebunan yang indah. Kesemuanya memiliki pohon-pohon buah, dan beberapa memiliki rumah-rumah bagus dan taman-taman yang indah.

Awalnya, perkebunan di desa hanya digunakan untuk rekreasi beberapa jam. Pemiliknya akan kembali kembali ke balik-balik dinding-dinding Batavia pada malam hari. Kepergian orang-orang yang berpengaruh di kota biasanya akan ditulis di surat kabar Daily Register, seperti tulisan 27 september 1648:" Siang ini Gubernur jenderal ( van der Lijn ) bersama isteri dan anaknya, juga para anggota dewan Belanda beserta isteri, berlayar dengan dua perahu besar ke perkebunan Tuan Caron yang baru saja di bangun,. Mereka di undang oleh Tuan Caron, berpesta dan terhibur. Mereka kembali berlayar disungai yang dingin dan seluruh rombongan tiba kembali kekastil pada pukul delapan malam.

Hanya pada abad ke-18 masyarakat kelas atas menghabiskan beberapa minggu sekali di pedesaan dan pensiunan pegawai bertempat tinggal secara permanen divila-vila pedesaan. Perubahan kebiasaan hidup ini sebagian disebabkan oleh dua kondisi. Pertama adalah perjanjian yang ditandatangani dengan Bantam pada 1684 yang menjamin Batavia dari serangan dunia luar. Yang kedua adalah perubahan lingkungan Batavia menjadi lahan perkebunan. 

Semakin banyaknya tumbuhan besar di sekiatr Batavia memeperkecil ancaman terhadap kehidupan dan property dari binatang liar dan budak yang kabur. Karena itulah, masyarakat colonial, yang pada abad ke-17 tinggal di pinggiran pilau Jawa dan biasanya hanya memandang kearah laut, kearah tanah kelahiran mereka di Eropa, kini mulai melihat kepedalaman daratan. Mereka memperluas kekuasaan mereka dari dinding-dinding kota menuju tanah luas berhektar-hektar.

Sekitar 1700an, pelukis Belanda Cornelis de Bruijn memulai perjalananya keliling dunia dan sampai di Batavia pada 1706. Ia membawa surat pengenalan dan langsung diperkenalkan kepada gubernur jenderal saat itu, Joan van Hoorn. Ia juga diperkenalkan kepada pejabat tinggi dan mantan Gubernur Jenderal Willem van Outhoorn, yang hidup dalam masa pensiunanya disebuah villa yang teletak dekat dengan kota. Salah satu interaksi social Bruijn adalah sebuah makan malam bersama anggota dewan Abraham van Riebeeck di pesta ulangtahun isterinya di perkebunan yang teletak, pada waktu perjalan masa itu. 

Satu setengah jam kearah selatan. Seluruh sisi pedesaan pada saat itu ditanami padi, tulis de Bruijn," saya juga melihat bermacam-macam pohon-pohon yang buahan diperkebunannya - Sejarah Batavia Abad 18, walaupun buah-buahan itu belum matang. Tanah itu dirawat setiap hari. Meskpun rumah itu sudah selesai dibuat,kandang kuda dan dapurnya masih dalam pembangunan.

De Bruijn juga pernah menjadi tamu Cornelis Chastelein di tanah miliknuya di Depok. Chalestein ( 1657-1714 ) pindah ke Batavia dengan pangkat akuntan, ditemani adik-adik perempuanya. Ia bekerja pada VOC jingga ia meninggal dengan pangkat anggota dewan penuh. Ia memulai karirnya di Indonesia sebagi anak seorang pemegang saham penting di VOC dan melancarkan karirnya di hirarki tersebut dengan menikahi purti Mattheus de Haan ( Gubernur Jenderal pada 1725-2729 ). 

Chalestein juga mengakui Maria dan Chatarina sebagi anak perempuanya dari budak Leonora van Bali. De Bruijn menggambarkan villa Chalestein terbagi dalam dua ruangan dan dibangun dari kayu. Ia mencatat bahwa budak Chalestein memasukkan mereka semua dalam surat wasiatnya. Kemudian Depok menjadi wilayah komunitas Kristen yang sangat kentar selama lebih dua abad.

Selain narasi dari pelancong, informasi tentang vila-vila pedesaan itu juga didapat dari rencana tanah dan pembangunan vila dan tamanya, lukisan-lukisan kontemporer dan foto-foto yang diambil pada abad tersebut ketika rumah-rumah itu masih ada. Hasil pekerjaan Johannes Rach dan foto-foto indah yang disusun oleh V.I van de Wall dan F. de Hann sangat membantu dalam menggambarkan keadaan saat itu. Tigas rumah pedesaan yang berbeda akan digambarkan secara singkat disini beserta hubungan dengan pemiliknya.

Gunung Sari dibangun oleh Frederik Julius Coyett di decade ke tiga abad ke-18. Coyett adalah cucu Gubernur Jenderal Frederik Coyett dari Taiwandan Susanna Boudaen, saudara dekat dari calon pengantin perempuan Caron. Coyett sang cucu lahir di Asia, tetapi pergi ke Belanda pada 1707 setelah mulai bekerja pada VOC sebagai asisten. Sekembalinya dari Belanda ia langsung menjadi pegawai tinggi-pedagang senior, Gubernur Propinsi Utara Jawa, anggota dewan luar biasa (1737)-dan menghimpun kekayaan sepanjang karirnya. Ia menelusuri pulau Jawa melebihi orang-iorang pada masanya, mengunjungi Solo pada 1733 dan memasuki wilayah Mataram. 

Melihat garis keturunan keluarganya ( ia generasi kedua yang dilahirkan di Indonesia ) yang sudah lama berad di Jawa, tidaklah mengherankan rumah-rumah yang dibangunya bernuansa Indonesia. Gunugn Sari adalah bangunan yang tertutup, dengan bagian depan yang luas dan bagian belakang yang terdiri dari beranda-beranda berpilar dengan lantai marmer dan atap berpuncak-sebuah modifikasi dari pendopo Jawa atau ruang resepsi. Pada dinding dan halaman, dipajanglah patung-patung Hindu dari candi Parambanan yang gemari Coyett. Ia mengumpulkan patung-patung tersebut selama perjalanannya di pedalam Jawa lalu dibawanya ke Batavia.

Setelah kematian Coyett, Gunung Sari berpindah tangan kepada Geertruida Margareth Goossens, tunanganya. Rumah tersebut telah berganti milik sampai empat kali sampai akhirnya menjadi milik Kapten Cina Batavia pada 1761, Lip Tjipko. Sejak saat itu, rumah tersebut menjadi kuil dan kuburan untuk orang-orang Cina yang tinggal dikota dan tersebut Klenteng Sentiong.

Gunugn Sarimemiliki ornament dan ukuran yang sederhan, dan sangat berbeda dengan rumah memukau yang dibangun Gubernur Jenderal P.A van deer Parra. Seperti dalam lukisan Rach, bangunan tersebut memilki ukuran yang sangat besar dan tampilan yang sangat memukau - Sejarah Batavia pada Abad 18. Bagian tengahnya terdiri dari dari dua lantai dengan hiasan patung-patung elang diatasnya dan dengan pot-pot ornament serta arca-arca. 

Gerbang yang besar dan monumental penuh ukiran berdiri tegak. Dari depan ke belakang terdiri dari gedung-gedung yang terpisah-kamar tamu, kamar budak, kandang kuda, dan seterusnya-model yang biasa ditemukan di rumah-rumah Indonesia dan, lagi-lagi dikembang dengan gaya Jawa. Rumah tersebut dialiri air sungai Ciliwung. Tempat-tempat pemandian didirikan di tepian sungai itu. Dengan pohon-pohon asam yang menaungi jalan menuju pemandian tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

Chijs, J.A van der. 1879 Proeve eener Ned. Indische bibligeograpie (1659-1870): Vermeerdarde en verberterde herdruk voor de jaren 1659-1720, supplement en verberteringen voor de jaren 1721-1870 (contoh Bibliografi Belanda-Indies, 1659-1870: pembesaran dan perbaikan dicatak ulang untuk 1659-1720, tambahan dan ravisi 1721-1870 ). Batavia: W. Bruining & Co.

Encyclopaedie van Nederlandsch-Indie. Tt ( Ensiklopedi Belanda-Hindia ). 's-Gravenhage, Leiden: M. Nijhoff dan E.J Brill.